Kegiatan Agustusan

Hai semua! Sudah lama tidak nge-posting Blog nih. Kali ini saya bakal upload foto-foto bulan lalu, bulan Agustus, yang mana kita telah memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70.

Di Desaku, Desa Kartoharjo Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi, bulan lalu mengadakan kegiatan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-70. Sebenarnya lingkupnya masih Dusun sih kegiatannya. Kegiatannya yaitu ada berbagai macam lomba. Ada lomba Voli pakai bola plastik, tarik tambang ibu-ibu, lomba Catur, lomba untuk anak-anak, dan lain-lain.

Nah, kali ini saya mau upload foto-foto jalan sehat saja, karena saya memfotonya cuma jalan sehat saja. Hehehe… Okelah ini dia foto-fotonya :

Jalan Sehat HUT RI ke-70
Semangat jalan sehat
Jalan Sehat HUT RI ke-70
Ramenya jalan sehat
Jalan Sehat HUT RI ke-70
Pak Kades juga ikut jalan sehat

Bicara soal lomba, tentu ada hadiahnya. Khusus untuk jalan sehat hadiahnya menarik. Hanya dengan beli kupon seharga Rp 3.000,- bisa dapat hadiah kalau dapat undian ya. Hehehe… Hadiahnya ada wajan, ada magic comp, tempat sampah, kipas angin, gayung buat mandi, perkakas dapur yang tidak saya sebut satu-persatu, handphone, televisi, dan lain-lain. Sayangnya saya tidak dapat undian kemarin. Tetangga-tetangga saya yang dapat. Hehehe…

Alhamdulillah, kegiatan Agustusan tahun ini seru.

Laki-laki yang Merokok Sembarangan

Beberapa hari yang lalu ketika saya mengisi bensin di pom bensin dekat terminal lama Ngawi, saya melihat seorang laki-laki (bapak-bapak) yang juga mau mengisi bensin di situ. Melihat gayanya, dia seperti preman lagaknya. Badan lumayan kekar dengan dandanan rambut yang semrawut.

Bukannya kenapa-kenapa dengan gayanya. Tapi dia sempat membuat saya kesal dengan tingkahnya. Pun pelayan pom bensin di situ juga kesal dengannya. Kenapa? Dia menghisap rokok di saat memasuki area pengisian bensin di pom bensin itu.

Jelas bahwa di area pengisian bahan bakar minyak (BBM) setiap orang yang masuk ke sana dilarang untuk merokok. Karena hal itu dapat menyebabkan meledaknya atau terbakarnya SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum). Namanya bahan bakar maka barang seperti itu tentu mudah terbakar. Uap bensin kalau kena percikan api bisa saja terjadi kebakaran.

Okelah kalau laki-laki itu hobinya merokok. Tapi harus memperhatikan lingkungan sekitar. Apakah di lingkungan itu diperbolehkan untuk merokok atau dilarang untuk merokok. Karena kalau kita melanggar aturan bisa-bisa tak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga akan merugikan orang lain.

Melihat laki-laki seperti itu untungnya pelayan di pom bensin langsung tanggap untuk menyuruhnya mematikan dan membuang puntung rokoknya. Kemudian ia berjalan sambil lalu membuang puntung rokoknya. Dan syukurlah di pom bensin itu tidak terjadi apa-apa.

Nah, buat para perokok hendaknya berpikirlah sebelum merokok. Mana tempat yang diperbolehkan untuk merokok, mana tempat yang dilarang buat merokok. Jangan sampai buat para smoker sekalian meniru laki-laki itu. Kalau di SPBU jelas di sana dilarang merokok. Entah ada tulisan ‘No Smoking’ atau tidak, tetap dilarang buat merokok. Makanya jangan merokok sembarangan! Dan juga merokok itu mengganggu kesehatan lho…🙂

Pejabat yang Suka Marah-marah

Kenapa saya mengambil judul seperti di atas? Karena saya pribadi tidak suka ya dengan pejabat yang suka marah-marah. Apalagi marah-marahnya itu sampai masuk tivi. Sampai dijadikan berita yang notabene berita itu ditayangkan secara nasional. Jadi semua orang bisa menontonnya.

Entah apa maksud si pejabat yang suka marah-marah itu. Apa biar orang tahu kalau si pejabat tersebut adalah orang yang tegas. Apa biar orang tahu kalau ia adalah penguasa atau bagaimana.

Teman-teman tahu pak Ahok sang Gubernur DKI Jakarta? Hmm, pasti tahu semuanya. Ya, dialah contoh pejabat itu. Memang akhir-akhir ini ia menjadi sorotan media. Namanya pun melambung seiring kebijakan atau sikap yang dikeluarkannya. Pernah ia marah-marah ketika berbicara di hadapan media.

Memang setiap orang pasti punya amarah. Orang yang sikapnya kalem juga bisa marah-marah. Iya, termasuk yang nulis tulisan ini. Tapi bagi seorang pejabat, tidak etis bila sukanya marah-marah. Apalagi hingga ditayangkan ke media/berita.

Pejabat tak hanya menjabat suatu jabatan. Ia adalah pemimpin. Ia memimpin bawahan. Ia juga memimpin rakyat. Tak hanya satu atau dua rakyat, tapi ribuan bahkan jutaan rakyat.

Pemimpin harusnya bisa menjadi contoh. Bisa memberikan teladan yang baik. Entah itu cara bersikap dan bertutur kata. Bila bicara atau ditanya jangan suka menjawab dengan marah-marah.

Dari tulisan saya yang sederhana ini semoga bisa menjadikan pelajaran bagi kita semua, khususnya bagi seorang pemimpin untuk menjaga sikap dan tutur katanya. Semoga segala urusan kita dimudahkan oleh Allah SWT. Aamiin.🙂