Asap Rokok

Asap rokok bagi sebagian besar orang sangat mengganggu. Asap rokok bisa membuat polusi udara. Udara yang sebelumnya bersih menjadi kotor karena asap rokok yang mengepul di udara. Selain dapat membuat polusi udara, asap rokok pun bisa mengganggu kenyamanan orang yang dekat dengan perokok itu sendiri.

Perokok. Sumber gambar : bloggers.com

Setiap ada perkumpulan di desaku biasanya ada orang yang merokok. Tidak hanya satu orang saja yang merokok, tetapi beberapa orang yang melakukannya. Misalnya saja pada acara Yasin-nan. Acara Yasin-nan di desaku rutin diadakan setiap malam Jum’at untuk kaum pria. Setiap habis membaca Yasin, tuan rumah menghidangkan makanan dan minuman bagi jama’ah Yasin. Hal yang biasanya tidak dilupakan oleh tuan rumah adalah memberi sebuah rokok bagi para tamu. Rokok satu pak dibuka kemudian para tamu mengambil sebuah rokok dari dalam bungkus rokok tersebut. Tentunya yang mau mengambil rokok adalah mereka para perokok. Yang bukan perokok tidak mengambil rokok itu.

Tidak hanya pada acara Yasin-nan saja, di luar acara Yasin-nan pun kurang lengkap bagi sebagian orang yang berkumpul dengan tidak ditemani rokok. Misalnya saja di warung-warung. Bapak-bapak yang minum kopi di warung biasanya ditemani dengan hisapan dari puntung rokok. Mungkin bagi orang-orang seperti itu rasanya nikmat sekali. Sehabis makan atau minum kopi dilanjutkan dengan menghisap rokok membuat sensasi yang nikmat tersendiri  Tetapi, (masih ada tetapinya) mereka para perokok kurang mempedulikan dengan kebersihan udara sekitar. Atau mungkin tidak mempedulikan sama sekali kebersihan udara. Udara yang sebelumnya terasa segar menjadi penat  dan bau karena asap rokok itu.

Selain menimbulkan polusi udara di sekitar, asap rokok pun bisa menimbulkan rasa ketidaknyamanan bagi orang lain. Orang lain menjadi sedikit terganggu apabila dekat dengan perokok. Tentunya orang yang alergi atau orang yang bukan perokok yang merasa terganggu. Memang asap rokok agak menyengat hidung apabila dihirup.

Hampir sama seperti itulah yang dialami ayahku. Dua hari yang lalu, ayahku sehabis menghadiri Yasin-nan di rumah orang yang meninggal di desaku, ayahku menjadi terkena batuk. Kemungkinan ayahku menghirup asap rokok dari orang lain. Memang ayahku juga seorang perokok, tetapi beliau tidak sering merokok.

Yang sering dilupakan oleh seorang perokok adalah kenyamanan orang lain di dekat perokok itu. Semula orang yang sehat menjadi terkena batuk karena dekat dengan perokok. Secara fisik mereka tidak merokok, tetapi sebenarnya mereka adalah perokok juga karena ikut menghisap kepulan asap rokok di udara. Mereka dikenal dengan istilah perokok pasif.

Untuk menghindari rasa ketidaknyamanan bagi orang di dekat perokok, sang perokok tetap menghormati orang di dekatnya. Jangan melupakan rasa kepedulian bagi orang lain. Artinya perokok harus tetap peduli dengan lingkungan dan orang-orang di sekitar lingkungan itu. Hal itu akan membuat mereka tetap nyaman.

Dalam keadaan suatu perkumpulan orang banyak seperti pada acara Yasin-nan, tentunya sang perokok harus berhati-hati mengeluarkan asap rokok. Kebanyakan perokok membuang begitu saja asap rokok tanpa mengindahkan orang yang dekat dengannya. Yang parahnya sang perokok menghembuskan asap rokoknya di muka orang di depannya. Hal itu langsung mengganggu pernapasan orang di dekatnya. Tentunya hal itu sangat mengganggu sekali. Dan tidak sopan jika melakukan hal seperti itu.

Sang perokok sebaiknya menghindari agar supaya asap rokoknya jangan sampai terhirup oleh orang di dekatnya. Jangan sampai membuat batuk orang di dekatnya. Jangan sampai membuat orang tidak nyaman di depannya. Itu memang dibutuhkan kehati-hatian dari seorang perokok.

Apabila perokok berhati-hati dalam mengeluarkan asap rokoknya, maka rasa kenyamanan dari orang di dekat perokok tidak akan hilang. Hal itu tentu saja dapat menjaga rasa sosial dan saling menghormati antar sesama.

Salam, Udin Widarso.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s