Pada Suatu Iklan TV : Menyindir Korupsi

Tindak korupsi di Indonesia saat ini sedang bergejolak. Banyak kasus korupsi yang hangat diberitakan di televisi. Mulai dari kasus Wisma  Atlet hingga kasus penggelapan pajak. Dan sebenarnya masih ada lagi kasus korupsi di Indonesia, selain dari yang saya sebutkan tersebut.  Karena banyaknya kasus korupsi yang menghiasi layar televisi kita, hal itu kemudian dimanfaatkan oleh salah satu produk rokok di Indonesia untuk dijadikan iklan.

sumber gambar : jadiberita.com

Ketika saya menonton televisi pada waktu malam hari, saya melihat  salah satu iklan. Iklan itu sempat menarik perhatian saya.  Membuat saya tertawa karena saking lucunya. Iklan itu dibuat untuk mempromosikan salah satu produk rokok di Indonesia. Bolehlah saya menyebutkan merknya yaitu rokok ‘Djarum 76’ .

Iklan itu seolah-olah menyindir korupsi di Indonesia. Cukup kreatif sekali sang pembuat iklan tersebut. Iklan itu menceritakan ada suatu audisi untuk mencari Jin yang hebat. Yang menjadi kontestan tentunya adalah Jin. Tetapi jangan terlalu dianggap serius ya, karena ini adalah hasil imajinasi dari si pembuat iklan! Itu hanya untuk keperluan iklan saja. Tentunya tidak ada dalam kehidupan nyata.

Jumlah kontestannya ada tiga Jin. Masing-masing Jin berasal dari Mesir, Jepang, dan Indonesia tentunya. Yang menunjukkan kebolehannya pertama kali yaitu Jin dari Mesir. Jin itu memakai pakaian khas dari Timur Tengah. Jin itu menunjukkan kehebatannya dengan cara menghilangkan Piramid di Mesir. Ternyata dia berhasil menghilangkan Piramid tersebut.

Kontestan Jin yang kedua yaitu berasal dari Jepang. Jin itu memakai pakaian khas dari negara Jepang seperti pakaian Samurai. Setelah melihat dari apa yang ditunjukkan oleh Jin dari Mesir, Jin dari Jepang langsung meremehkannya. Itu belum seberapa dibandingkan aksi Jin dari Jepang. Kemudian Jin dari Jepang menunjukkan aksi kebolehannya. Dia akan menghilangkan gunung Fuji di Jepang. Setelah disulapnya, gunung Fuji itu kemudian berhasil menghilang.

Yang terakhir tibalah saatnya Jin dari Indonesia untuk menunjukkan aksi kebolehannya. Jin itu memakai pakaian khas Jawa. Dia mengenakan baju Jawa, jarit, serta blangkon. Jin Jawa memasuki panggung dengan membawa kardus yang berisi setumpuk buku yang sampai ke atas. Kemudian Jin itu menghilangkan buku-bukunya. Jin yang lainnya menertawakan aksi Jin dari Jawa karena terlalu mudah. Tetapi maksud dari Jin Jawa yaitu menghilangkan kasus korupsi di Indonesia. Dapat dilihat dari tulisan yang terdapat di kardus tersebut yang bertuliskan “KASUS KORUPSI”. Sontak Jin yang lain menyerah dan mengakui kehebatan Jin dari Indonesia yang bisa menghilangkan kasus korupsi. Mengingat kasus korupsi di Indonesia memang sulit dihilangkan. Ending ceritanya para penonton bertepuk tangan riuh menyoraki Jin dari Indonesia yang berhasil memenangkan audisi.

Kurang lebihnya seperti itulah cerita dari iklan rokok ‘Djarum 76’ yang menyindir kasus korupsi di Indonesia. Betapa tidak, kasus korupsi di Indonesia sedang marak terjadi. Tak hanya di ibu kota, mungkin juga kasus korupsi juga terjadi di daerah-daerah di Indonesia. Dan untuk menghilangkannya sangat sulit. Korupsi yang hangat terjadi di Indonesia saat ini adalah kasus Wisma Atlet, penggelapan dana pajak. Mungkin masih ada lagi kasus-kasus korupsi di Indonesia yang belum saya ketahui.

Kasus korupsi tentunya sangat merugikan bagi negara kita. Tentunya uang yang dikorupsi itu adalah uang rakyat. Uang yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat, untuk kesejahteraan rakyat, dan untuk pembangunan negara malah disalahgunakan penggunaannya. Malah uang itu hanya dinikmati untuk segelintir orang yang sama sekali tidak berhak yaitu para manusia yang bermental korup. Siapa lagi kalau bukan koruptor.

Para pejabat elit yang haus akan harta sepertinya belum menyadari bahwa perbuatan mereka itu merugikan negara. Tak jarang membuat rakyat sakit hati karena melihat ulah tingkah koruptor yang dilihatnya dari berita di layar televisi. Terutama rakyat kecil yang merasakan rasa sakit hati itu. Mungkin dalam hatinya berkata, “Kok, uang rakyat diselewengkan. Kan masih banyak rakyat kecil yang perlu bantuan”.

Sudah seharusnya para koruptor sadar akan perbuatannya. Sudah banyak kasus korupsi yang terjadi di Indonesia. Dan pelakunya pun juga sudah banyak yang dihukum. Seharusnya itu membuat para pelaku korupsi insaf akan perbuatannya. Perbuatannya itu merugikan negara. Tak hanya sejuta dua juta, tetapi bermilyar-milyaran rupiah kerugian uang negara. Uang itu selayaknya digunakan untuk kepentingan rakyat, kepentingan negara bukan untuk dikorupsi.

Seperti pada iklan rokok tersebut kasus korupsi bisa dihilangkan. Memang tidak mudah untuk menghilangkan. Tetapi selama kita bisa berusaha, maka hal itu pun bisa terjadi. Saya berharap seperti itu, sama seperti harapan rakyat Indonesia terutama rakyat kecil. Sama seperti penutup iklan rokok itu yaitu “yang penting heppiii…”. ***

Udin Widarso

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s