Silaturrahmi Sesama Mahasiswa

 

Barang siapa yang menginginkan untuk dipermudah urusan rejekinya dan diperpanjang umurnya (oleh Allah) maka hubungilah saudaranya (bersilaturrahmi). (HR. Bukhari – Muslim).

Hadist tersebut di atas mengajak kita untuk bersilaturrahmi (berkunjung) ke rumah saudara kita. Rasulullah SAW telah menjelaskan betapa pentingnya silaturrahmi tersebut. Memang mengunjungi saudara itu memberikan banyak manfaat. Manfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang yang dikunjungi. Selain itu juga dapat mempererat tali persaudaraan.

Kemarin teman-teman kuliah saya berkunjung ke rumah saya. Teman-teman saya itu satu kelas dan satu Prodi dengan saya, yaitu Prodi Pendidikan Ekonomi. Tujuan mereka sebenarnya hanya ingin mengetahui dimanakah letak rumah saya. “Masak, sudah kuliah dan sudah berteman selama hampir dua tahun tidak tahu rumah temannya sendiri”, begitulah kira-kira kata salah satu teman saya.

Saya pun kemudian mengajak mereka untuk berkunjung ke rumah saya. Akhirnya teman-teman saya jadi juga untuk berkunjung ke rumah saya. Kemarin teman-temanku yang datang berjumlah tujuh orang.

Sehabis kuliah saya dan teman-teman saya bersepeda motor menuju ke rumah saya. Waktu itu sekitar jam empat sore. Memang hari Rabu kuliah kami selesai sekitar jam 15.30. Jadi, teman-teman saya bisa ke rumah saya ketika matahari masih terang alias belum senja. Kasihan bila berkunjung pada waktu sudah senja. Pasalnya rumah teman saya kebanyakan jauh dari tempat tinggal saya.

Teman-teman saya adalah mahasiswa seperti saya juga. Ketika mereka di rumah saya, saya dan teman-teman saya ngobrol-ngobrol biasa. Kami pun saling bercerita. Rasanya kami lebih akrab daripada waktu kegiatan belajar di kampus. Mungkin, bila bersilaturrahmi atau berkunjung ke rumah teman, kita bisa lebih bebas. Artinya kita tidak terkekang oleh peraturan-peraturan seperti di kampus. Sehingga antar mahasiswa bisa lebih akrab, lebih dekat.

Ketika di kampus, biasanya antar mahasiswa kurang terjalin keakraban. Jarang bicara satu sama lain. Memang, antar mahasiswa adalah teman, tetapi kurang akrab ketika di kampus. Seorang mahasiswa terkadang tidak bicara dengan temannya ketika di kampus. Saya mengamati sendiri. Seolah-olah mereka seperti tidak kenal satu sama lain. Padahal kita adalah satu teman, satu saudara.

Kebaikan bisa diperoleh manakala dalam bersilaturrahmi dilaksanakan dengan hati yang ikhlas. Silaturrahmi saling menebarkan kebaikan dengan sesama. Meskipun silaturrahmi ke rumah saudara suasananya lebih bebas daripada ketika di kampus tetapi tetap pula dijaga etikanya.

Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman saya yang mau berkunjung ke rumah saya. Dengan hidangan yang sederhana kalian bisa menerima dengan ikhlas pemberian dari saya (keluarga saya). Hal itulah yang bisa mendatangkan nikmat kepada sang pemilik rumah (tuan rumah). Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih.

Seperti yang disampaikan dalam hadist, bersilaturrahmi itu dapat memberikan manfaat. Dengan bersilaturrahmi akan dipermudah urusan rejeki kita dan diperpanjang umurnya oleh Allah SWT. Dengan bersilaturrahmi akan meningkatkan dan mempererat rasa persaudaraan antar sesama. Antar mahasiswa bila yang bersilaturrahmi sesama mahasiswa. Insya Allah.

Lain kali datang ke rumah saya lagi ya teman-teman!***

Udin Widarso

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s