Ironis, Tawuran Pelajar di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan yang biasanya diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, tetapi ada pula orang-orang yang mengisinya dengan kegiatan yang kurang atau tidak bermanfaat. Para pelajar kita di ibu kota malah mengisi Ramadhan dengan tawuran antar pelajar. Kondisi itu sangat ironis, mengingat bulan ini adalah bulan untuk introspeksi diri, justru malah digunakan untuk menambah kesalahan dirinya masing-masing.

Pelajar tawuran. Sumbar gambar : KOMPAS.com

Dikutip dari beritajakarta.com, tawuran pelajar masih saja terjadi meski di Bulan Ramadhan. Tawuran pecah di Jln Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (26/7). Kedua kubu saling serang dengan menggunakan batu, senjata tajam hingga air keras. Beruntung salah seorang warga yang coba melerai hanya terkena siraman air keras pada bagian celana. Sementara sejumlah kendaraan yang tengah melintas juga terkena siraman air keras.

Yang ini saya kutip dari kompas.com, yang kejadiannya juga di Jakarta. Sebanyak 16 orang remaja usia SMP diamankan ke Mapolsek Metro Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/7/2012) dini hari lantaran hendak tawuran. Di lokasi penangkapan, polisi menemukan sejumlah senjata tajam.

Yang sering terjadi tawuran pelajar adalah di kota Jakarta. Dini hari yang seharusnya adalah waktu untuk sahur, malah digunakan untuk tawuran. Ada yang membawa benda-benda berbahaya untuk tawuran. Sungguh kegiatan yang sangat memalukan. Entah apa penyebabnya yang melatarbelakangi terjadinya tawuran pelajar masih kurang jelas. Apakah dari hal-hal yang sepele, saya tidak tahu. Yang jelas tawuran antar pelajar itu dapat menimbulkan kerugian. Tidak hanya orang-orang yang tawuran saja, tetapi juga orang-orang yang tidak tawuran ikut juga merasakan imbasnya.

Sebenarnya banyak hal untuk mengisi kegiatan di bulan Ramadhan. Banyak hal-hal yang baik tentu saja, di bulan ini, yang dapat kita lakukan. Entah itu kegiatan mengaji, menolong orang lain yang kesulitan, dan lain sebagainya. Tentu hal-hal yang baik tersebut jika kita laksanakan dapat mendatangkan banyak pahala.

Terkait para pelajar yang tawuran tersebut, sekolah dimana anak-anak itu belajar sebaiknya diadakan kegiatan-kegiatan keagamaan di sekolahnya. Guru membimbing siswanya agar mengerti dan dapat mengamalkan amalan yang baik. Yang juga penting adalah para orang tua juga ikut membimbing anak-anaknya. Itu mungkin akan dapat menyadarkan siswa-siswanya untuk saling toleransi antar sesamanya. Selain itu akan memberikan kepada mereka ilmu yang bermanfaat untuk masa depannya. Jadi, siswanya akan menjadi lebih bijak dalam menghadapi persoalan.

Di bulan yang penuh berkah ini, mari kita isi dengan kegiatan yang juga dapat mendatangkan berkah bagi kita semua. Tetap jaga puasa dan jangan mengisi dengan kegiatan yang tiada guna sama sekali. Hari gini tawuran… ketinggalan jaman. Tinggalkan tawuran, mari kita menuju kepada kebaikan. Oke!***

Udin Widarso

5 pemikiran pada “Ironis, Tawuran Pelajar di Bulan Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s