Kuli Tinta

Ketika saya masih duduk di bangku SD (Sekolah Dasar) saya masih ingat pelajaran Bahasa Indonesia yang disampaikan guru seperti berikut : Apa nama lain dari kuli tinta? Jawabannya yaitu wartawan. Ya, orang yang mata pencahariannya mencari berita. Kalau pada masa sekarang orang terkadang menyebutnya sebagai jurnalis atau reporter.

Pada saat sekarang ini teknologi berkembang cukup pesat. Khususnya teknologi informasi yang ditandai dengan majunya internet. Kita bisa dapat banyak informasi yang berasal dari internet itu sendiri. Dulu ketika saya masih SD, tahun 1990-an akhir sampai 2000-an awal, saya belum tahu apa itu internet. Komputer saja saya masih belum tahu bentuknya itu seperti apa. Tapi pada saat sekarang ini anak usia SD pun sudah tahu apa itu internet apalagi komputer.

Reporter. Sumber gambar : laraspena.blogspot.com

Di sekolah saya SD dulu belum ada komputer. Sekolah saya berada di desa. Belum cukup populer komputer di sana. Juga belum ada jaringan internetnya. Toh kalaupun ada itu merupakan sesuatu yang langka di desa saya. Tidak sembarangan orang yang memilikinya.

Di era sekarang ini teknologi informasi khususnya internet berkembang cukup pesat dan mudah untuk mengaksesnya. Tidak hanya di sekolah-sekolah, tetapi juga di beberapa tempat tertentu pun juga dipasang jaringan untuk internet. Seperti misalnya di rumah makan tertentu dipasang Hotspot yang digunakan untuk mengakses internet. Ada juga modem yang berukuran kecil. Dengan menancapkan modem ke laptop atau komputer, kita bisa langsung internetan. Asal ada pulsa internetnya lho, hehehe.

Sedemikian pesatnya perkembangan internet hingga sampai kantor berita pun memiliki situs internet atau websites. Dulunya kantor berita menerbitkan beritanya dengan mencetak koran. Tapi sekarang langsung bisa dipublikasikan lewat websites. Pembaca semakin mudah untuk mencari berita dan cepat. Berita penting langsung bisa kita ketahui lewat internet.

Sekarang ini masyarakat biasa pun bisa menjadi “kuli tinta” tanpa bekerja di kantor berita sekalipun. Cukup dengan mempublikasikan informasi yang diperoleh lewat internet. Bisa dengan Blog ataupun media jejaring sosial. Blog ada yang dapat digunakan tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun alias gratis. Begitu ada berita yang menarik langsung saja diberitakan lewat Blog. Begitupun juga dengan media jejaring sosial. Orang bisa dengan mudah membagi informasi kepada orang lain lewat media itu.

Orang yang awam dengan dunia jurnalistik bisa menulis berita meskipun dengan kalimat-kalimat yang sederhana. Tapi dengan kalimat-kalimat yang sederhana itulah yang disukai oleh pembaca. Mudah untuk dipahami walaupun tidak mengandung rumus 5W + 1H yang merupakan rumus untuk menulis berita. Sampai ada istilah citizen jurnalism, yang bisa diartikan sebagai jurnalisme warga.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, Jurnalisme warga (bahasa Inggris: citizen journalism) adalah kegiatan partisipasi aktif yang dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis serta penyampaian informasi dan berita. Tipe jurnalisme seperti ini akan menjadi paradigma dan tren baru tentang bagaimana pembaca atau pemirsa membentuk informasi dan berita pada masa mendatang.

Perkembangannya di Indonesia dipicu ketika pada tahun 2004 terjadi tragedi Tsunami di Aceh yang diliput sendiri oleh korban tsunami. Terbukti berita langsung dari korban dapat mengalahkan berita yang dibuat oleh jurnalis profesional.

Dengan berbagai kemudahan yang diberikan oleh internet itu, kita juga harus bersikap bijak dalam menulis berita. Seorang “kuli tinta” tidak bisa sembarangan dalam menulis berita. Salah-salah berita itu dapat merugikan diri sendiri. Bisa juga orang lain atau pihak lain turut merugi. Kuncinya kita harus hati-hati.

Semoga dengan perkembangan teknologi informasi ini, dapat memberikan perubahan yang lebih baik kepada masyarakat dan negara kita. Kita mendapat ilmu pengetahuan yang bermanfaat dari berita yang kita dapat. Sehingga masyarakat Indonesia semakin cerdas. ***

Udin Widarso

Satu pemikiran pada “Kuli Tinta

  1. Ping-balik: Posts of the Week #2 | KOLOR INI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s