Selamat Datang di Tahun Baru 1434 Hijriyah

Waktu terus berjalan. Dunia terus berputar. Musim terus berganti. Dan tahun pun juga sama, berganti ke tahun yang baru. Ya, kita (umat Muslim) hari ini telah memasuki tahun baru 1434 Hijriyah. Sepertinya begitu cepat waktu berlalu. Memang, dunia ini hanya sementara. Di dunia ini tak ada yang abadi.

Tahun baru 1434 Hijriyah. Sumber gambar : news.palcomtech.com

Kita terkadang atau bahkan seringkali menyia-nyiakan waktu. Kita biarkan waktu berlalu begitu saja tanpa adanya perubahan menuju ke arah kebaikan. Ya, tak sedikit dari kita yang terlena oleh waktu. Tak terkecuali diri saya sendiri yang terkadang tidak bisa untuk memanage waktu. Mungkin juga teman-teman sama seperti saya, hehehe. Mudah-mudahan teman-teman tidak.

Tahun baru Hijriyah sama dengan tahun baru Islam. Di tahun baru kali ini kita bisa mengintrospeksi diri kita masing-masing. Apa yang telah kita lakukan di tahun kemarin bisa kita renungkan. Apakah yang kita lakukan memberikan perubahan positif bagi diri kita (juga bagi orang lain)? Apakah yang kita lakukan kemarin malah memberikan dampak negatif bagi kita? Perubahan positif di sini berarti perubahan menuju ke arah kebaikan atau memberi dampak yang baik. Sebaliknya, dampak negatif berarti memberikan akibat yang tidak baik.

Bila yang telah kita lakukan di tahun kemarin memberi perubahan yang positif bagi kita, hendaknya kita meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Dengan kita bersyukur kepada Allah SWT, maka Dia akan menambah nikmat kepada kita. Insya Allah.

Bila yang kita lakukan di tahun kemarin memberi dampak negatif kepada kita, kita bisa mengevaluasi diri kita masing-masing. Agar supaya kita bisa memperbaikinya di tahun baru ini. Dengan begitu, kualitas hidup kita bisa meningkat.

Begitu pentingnya waktu itu sendiri, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Ashr (103 : 1-3) yang artinya :

1. Demi masa.
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Rasulullah SAW bersabda, ‘‘Sebaik-baik manusia ialah yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya, sedangkan seburuk-buruk manusia adalah yang panjang umurnya tetapi buruk amal perbuatannya.” (HR Tirmidzi).

Kita semua tentu memilih menjadi manusia yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya. Untuk mewujudkan hal itu, tentu kita perlu untuk memanfaatkan waktu kita sebaik-baiknya. Tanpa itu, akan sulit bagi kita untuk menjadi ‘sebaik-baik manusia’.

Kita berharap semoga tahun ini lebih baik daripada tahun kemarin. Bila tahun ini kita bisa lebih baik daripada tahun kemarin, berarti terjadi perubahan positif bagi kita. Nah, demikian yang kita harapkan.

Akhirnya, selamat tahun baru 1 Muharram 1434 Hijriyah. Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bertaqwa. Aamiin. ***

Udin Widarso

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s